Andri meninggal, tepat dihari ini, Andriiiiiiiiiiii
Andri :'(
Kamis, 29 November 2012
Sabtu, 24 November 2012
entahlah
Terkadang hidup memang sangat memilukan, terasa semua begitu sungguh sangat jauh dari apa yang kita harapkan, namun terkadang pula kita merasa diri kita adalah seorang yang amat gila, tapi tahukah kamu, bersyukurkah kamu akan satu hal yang pernah engkau raih, yang justru menurut kamu adalah sesuatu yang kecil namun merupakan suatu yang besar bagi orang lain? yaaa hari ini saya mengalami kejadian itu, kejadian dimana saya sedang merasakan terpuruk namun saya baru saja dikenalkan oleh seorang yang sebenarnya cita-citanya sungguh sangat mulia, namun itu sebenarnya sudah ada dalam diri ini semenjak tiga tahun yang lalu. tapi entah lah saya tidak ingin bercerita banyak dalam hal ini, saya akan mencoba merenungkan sendiri apa yang sebenarnya terjadi dengan jiwa ini, serta apa yang terjadi dengan raga ini.
Jumat, 16 November 2012
hidup
ini adalah sebuah kisah tentang hidup
ya tentang hidup yang memang tak pernah adil menurut kita
tentang suatu pandangan sepihak tentang apa yang kita rasa
persetan dengan rasa orang
egoisme mengalahkan segala
menikmati semuanya
memberi rasa dalam warna
bercampur ria menjadi duka dan suka
eskapisme muncul dalam setiap jiwa
jiwa yang hengkang
jiwa yang brutal
juga jiwa yang lemah
terkadang kita tak pernah tau tentang makna hidup
seperti apakah semua ini?
tersenyumkah atau hanya termenung?
semua terasa abu-abu
meskipun abu-abu warna indah bagi sebagian orang
namun abu-abu memberikan kesan abstrak
abstark dalam hidup
ya tentang hidup yang memang tak pernah adil menurut kita
tentang suatu pandangan sepihak tentang apa yang kita rasa
persetan dengan rasa orang
egoisme mengalahkan segala
menikmati semuanya
memberi rasa dalam warna
bercampur ria menjadi duka dan suka
eskapisme muncul dalam setiap jiwa
jiwa yang hengkang
jiwa yang brutal
juga jiwa yang lemah
terkadang kita tak pernah tau tentang makna hidup
seperti apakah semua ini?
tersenyumkah atau hanya termenung?
semua terasa abu-abu
meskipun abu-abu warna indah bagi sebagian orang
namun abu-abu memberikan kesan abstrak
abstark dalam hidup
Selasa, 13 November 2012
......................
hidup itu sebuah misteri
misteri Illahi
kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi pada diri kita dimasa mendatang
kita hanya bisa berdoa dan berusaha untuk yang terbaik bagi diri kita
aku mau jadi apa kelak?
itu hanyaah sebuah pertanyaan misteri
karena kita hanya bisa berencana
namun tetap tuhan lah yang menentukan'ia yang maha mengetahui
ia maha melihat segala-galanya
ia maha adil
namun manusia kadang khilaf akan keadilan tuhan
manusia terkadang menyalahkan tuhan dalam keadilan
termasuk saya, saya yang penuh khilaf dan dosa
tuhan maafkan hambamu ini yang telah lalai
telah melupakanmu
telah mengingkari perintah-perintahmu
tuhan,,,,,, beri aku jalanmu
jalan yang terbaik untuk hidupku
misteri Illahi
kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi pada diri kita dimasa mendatang
kita hanya bisa berdoa dan berusaha untuk yang terbaik bagi diri kita
aku mau jadi apa kelak?
itu hanyaah sebuah pertanyaan misteri
karena kita hanya bisa berencana
namun tetap tuhan lah yang menentukan'ia yang maha mengetahui
ia maha melihat segala-galanya
ia maha adil
namun manusia kadang khilaf akan keadilan tuhan
manusia terkadang menyalahkan tuhan dalam keadilan
termasuk saya, saya yang penuh khilaf dan dosa
tuhan maafkan hambamu ini yang telah lalai
telah melupakanmu
telah mengingkari perintah-perintahmu
tuhan,,,,,, beri aku jalanmu
jalan yang terbaik untuk hidupku
lima sinar
cahaya matahari datang
lima sinar menjadi satu
namun satu hilang
entah kemana ia pergi
bersama melebur dalam raga
membuat sebuah indah kenangan
bersinar selalu sepanjang masa
namun
akankah lagi satu sinar redup?
redup untuk memancarkan sinarnya?
redup untuk kehangatan tercipta?
kulihat sinar itu sudah tak bersemangat
apakah ini pertanda?
saya rasa tidak
ini hanyalah sebuah hipotesa
ya..... sebuah hipotesa
yang belum tentu kesahihanya
kami hanya bisa berharap
harapan yang sangat berharga
sinar itu terang kembali
membantu menghangatkan dunia
membantu mencerahkan hari
Minggu, 11 November 2012
Gak ada judul
Hei
saya ada cerita lagi ni
kemarin , Sabtu 10 November 2012 kira-kira pukul 18.30 (ba'da maghrib) saya bersama teman-teman saya pergi menjenguk kelahiran anak pertama dari alumni Saimala UI yang juga memiliki istri yang masih berstatus sebagai mahainiswi S1 Ilmu Sejarah FIB UI angkatan 2011, kebayang dong berapa usia istrinya tersebut, ya menurut berita yang saya peroleh, pasangan ini memang menikah muda melalui Ta'aruf (kalo kata Wikipedia sih Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal).
cerita punya cerita selesai kami menjenguk pasangan tersebut, tak terasa perut teman-teman saya mulai berdndang, memang satu diantara mereka sudah merencanakan untuk makan di salah satu tempat makan seafood yang menyajikan menu dan harga yang menggiurkan, sebut saja D'Cost yang berada di ITC Depok, karena memang kebetulan rumah sakit yang kami kunjungi letakny berdekatan dengan pusat keramaian tersebut.
setelah menempuh perjalanan dengan memanfaatkan gerakan kaki kami dan motor yang sebelumnya kami parkirkan di pelataran parkir rumah sakit, akhirnya kami sampai juga ditempat makan tersebut, tidak ada hambatan apapun untuk mencapai kepuasan perut kami. Awal mulanya saya tidak berniat untuk makan karena masih merasa sedikit kenyang, namun entah syetan apa yang menggoda saya begitu melihat mereka memesan makanan saya pun jadi ikut tergiur dan memutuskan untuk ikut makan bersama. Santapanpun berakhir dengan perut kami yang kekenyangan, karena memang di rumah makan ini menawarkan Nasi dengan harga RP 1000 sepuasnya, karena status kami disini anak kost-an semua, yaaah tau sendiri lah apa yang ada di benak kami.
Tak begitu lama akhirnya kami pulang ke kost-an mereka, dilanjutkan acara menonton film "Pupus" yang sempat tertunda karena jam besuk rumah sakit tersebut yang terbatas. Sekitar pukul 23.00 kami beranjak menuju Sevel (Seven Eleven) daerah Tendean, Jakarta Selatan pesris di sebelah gedung Transcorp. Ngobrol ngobrol ngobrol David, Novan dan Dona serta saya akhirnya menyetujui ide David yang ingin makan Mie super pedas daerah Tomang, Warmindo Bang Adek, itulah nama tempatnya.Tempat yang cukup terkenal di daerah Tomang, Jakarta Barat ini meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari, namun pelanggan tetap saja ramai. Bahkan kami sempat menunggu sebentar untuk mendapatkan kursi yang kosong karena penuhnya pengunjung.
Bagi Dona dan Novan, ini pertama kalinya mereka makan disini, dan memang rasanya itu looooooooooooooooh super pedas sekali, hingga akhirnya kami pulang pukul 02.30 dini hari dan langsung tepar, Pagi harinya Dona sakit perut, rupanya dia terkena penyakit Maag, karena makan terlalu pedas, padahal ia hanya sekadar mengicip sedikit mie nya. hahahahhahahahhaha
udah ahm lagi males nulis ni, lagi males untuk mendeskripsikan sesuatunya secara detail.
Bye
saya ada cerita lagi ni
kemarin , Sabtu 10 November 2012 kira-kira pukul 18.30 (ba'da maghrib) saya bersama teman-teman saya pergi menjenguk kelahiran anak pertama dari alumni Saimala UI yang juga memiliki istri yang masih berstatus sebagai mahainiswi S1 Ilmu Sejarah FIB UI angkatan 2011, kebayang dong berapa usia istrinya tersebut, ya menurut berita yang saya peroleh, pasangan ini memang menikah muda melalui Ta'aruf (kalo kata Wikipedia sih Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah - taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal).
cerita punya cerita selesai kami menjenguk pasangan tersebut, tak terasa perut teman-teman saya mulai berdndang, memang satu diantara mereka sudah merencanakan untuk makan di salah satu tempat makan seafood yang menyajikan menu dan harga yang menggiurkan, sebut saja D'Cost yang berada di ITC Depok, karena memang kebetulan rumah sakit yang kami kunjungi letakny berdekatan dengan pusat keramaian tersebut.
setelah menempuh perjalanan dengan memanfaatkan gerakan kaki kami dan motor yang sebelumnya kami parkirkan di pelataran parkir rumah sakit, akhirnya kami sampai juga ditempat makan tersebut, tidak ada hambatan apapun untuk mencapai kepuasan perut kami. Awal mulanya saya tidak berniat untuk makan karena masih merasa sedikit kenyang, namun entah syetan apa yang menggoda saya begitu melihat mereka memesan makanan saya pun jadi ikut tergiur dan memutuskan untuk ikut makan bersama. Santapanpun berakhir dengan perut kami yang kekenyangan, karena memang di rumah makan ini menawarkan Nasi dengan harga RP 1000 sepuasnya, karena status kami disini anak kost-an semua, yaaah tau sendiri lah apa yang ada di benak kami.
Tak begitu lama akhirnya kami pulang ke kost-an mereka, dilanjutkan acara menonton film "Pupus" yang sempat tertunda karena jam besuk rumah sakit tersebut yang terbatas. Sekitar pukul 23.00 kami beranjak menuju Sevel (Seven Eleven) daerah Tendean, Jakarta Selatan pesris di sebelah gedung Transcorp. Ngobrol ngobrol ngobrol David, Novan dan Dona serta saya akhirnya menyetujui ide David yang ingin makan Mie super pedas daerah Tomang, Warmindo Bang Adek, itulah nama tempatnya.Tempat yang cukup terkenal di daerah Tomang, Jakarta Barat ini meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari, namun pelanggan tetap saja ramai. Bahkan kami sempat menunggu sebentar untuk mendapatkan kursi yang kosong karena penuhnya pengunjung.
Bagi Dona dan Novan, ini pertama kalinya mereka makan disini, dan memang rasanya itu looooooooooooooooh super pedas sekali, hingga akhirnya kami pulang pukul 02.30 dini hari dan langsung tepar, Pagi harinya Dona sakit perut, rupanya dia terkena penyakit Maag, karena makan terlalu pedas, padahal ia hanya sekadar mengicip sedikit mie nya. hahahahhahahahhaha
udah ahm lagi males nulis ni, lagi males untuk mendeskripsikan sesuatunya secara detail.
Bye
Rabu, 07 November 2012
het regent
tumpah ruah gemericik air
membasahi bumi menerpa jiwa
aku terdiam dalam hening
dibalik kaca jendela yang beruap
kugores sebuah tulisan
tulisan dingin menerpa hati
berharap apa yang ingin terjadi
tanaman mulai menampakkan senyum
bersenang bernyanyi berirama
seekor binatang melata terlihat malu-malu
hendak beranjak namun tak kuasa
rintangan besar menghalang di depan
Hujan
ya ini adalah hujan
hujan yang besar dan penuh dengan dingin
penuh dengan asa yang terbungkam
menampak namun sesaat
Tuhan
terimakasih atas anugerahmu
anugerah luar biasa
hujan
membasahi bumi menerpa jiwa
aku terdiam dalam hening
dibalik kaca jendela yang beruap
kugores sebuah tulisan
tulisan dingin menerpa hati
berharap apa yang ingin terjadi
tanaman mulai menampakkan senyum
bersenang bernyanyi berirama
seekor binatang melata terlihat malu-malu
hendak beranjak namun tak kuasa
rintangan besar menghalang di depan
Hujan
ya ini adalah hujan
hujan yang besar dan penuh dengan dingin
penuh dengan asa yang terbungkam
menampak namun sesaat
Tuhan
terimakasih atas anugerahmu
anugerah luar biasa
hujan
Senin, 05 November 2012
Indocomtech 2012, Jakarta senja selepas hujan
beroooooh
kemarin, hari Minggu, 4 November 2012 saya bersama temen saya, Alvin (Mahasiswa IT Telkom Bandung, temen sekelas SMA dari kelas X, XI dan XII kebetulan dia lagi bermain ke Jakarta) pergi siang bolong di terik matahari yang menyengat kota Depok, kali ini agak sedikit berbeda dengan perjalanan-perjalanan sebelumnya karena kami tidak ingin melewati jalur seperti biasanya berkelana mengendarai motor berkeliling kota Jakarta. Alhasil waktu tempuh kami menuju JCC (Jakarta Convention Centre) tempat berlangsungnya Indocomtech 2012 pun sedikit lebih lama dibandingkan melewati jalur yang sudah diketahui. Setelah tanya kesana kesini, akhirnya tibalah kami di Gelora Bung Karno, setelah masuk dan tak diduga-duga saat kami hendak memarkirkan motor, Hujan deraspun turun, alhasil kami sedikit basah kuyup karena tempat peneduhan kami agak terbuka. Setelah beberapa saat hujan pun reda, dan kami berniat melanjutkan perjalanan menuju tempat parkir. Karena tempat yang luas dan saya pun baru pertama kali ke GBK, kami sedikit mencari-cari berputar untuk menemukan lahan parkir yang tersedia, namun sungguh sial di tengah pencarian lahan parkir hujan deras kembali mengguyur kota Jakarta, kebetulan disana terparkir mobil petugas yang belakangnya berbentuk bak terbuka dengan berataokan terpal, alhasil kamipun berteduh kembali bersama kumpulan ibu-ibu yang berasal dari Bangka Belitung (begitulah kata mereka setelah Alvin bersekadar tanya sapa). Seperti yang anda ketahui bahwa para wanita jika sedang berkumpul bersama pastilah mereka mengobrol sana-sini, dan sayapun hanya bisa mendengarkan dengan pakaian yang sudah lumayan basah karena semburan air hujan. Selang waktu beberapa saat kemudian hujan kembali reda, dan kami beruntung sesegera kemudian kami menemukan lahan parkir tujuan kami. Masuk dan menikmati keadaan Indocomtech 2012 yang padat itu kira-kira 3 jam, oh iya suatu kebetulan dan keberuntungan juga menyelimuti kami, entah mengapa saat kami masuk ke dalam, kami tidak dimintai tiket masuk yang berharga Rp 15.000. setelah capek dan puas melihat sana-sini pameran Indocomtech, tibalah saatnya pulang, namun tidak segampang itu, kunci motor sangat sulit sekali masuk ke "dalam" nya untuk dinyalakan, selang beberapa saat akhirnya bisa dan dan dan dan hujanpun kembali mengguyur kota Jakarta sore itu, benar-benar sial, terpaksa kami berteduh kembali sebelum akhirnya reda dan melanjutkan perjalanan menuju Depok melalui kota Jakarta sore selepas hujan yang sangat indah menurut saya.
Jumat, 02 November 2012
Butuh Liburan
butuh liburan
butuh hiburaaaaaan
pengen ke suatu tempat yang tenang dan nyaman
laut, atau gak tempat yang dingin kaya puncak
pengen ngilangin stress kuliah, pengen semangat baru dan hidup baru
butuh hiburaaaaaan
pengen ke suatu tempat yang tenang dan nyaman
laut, atau gak tempat yang dingin kaya puncak
pengen ngilangin stress kuliah, pengen semangat baru dan hidup baru
Langganan:
Komentar (Atom)